Minggu, 22 Februari 2015

Keuntungan dan Kelemahan MYOB

MYOB merupakan kependekan dari Mind Your Own Business. Program aplikasi komputer yang di gunakan sebagai aplikasi otomatis pembukuan yang mudah dan mampu menampilkan laporan keuangan secara lengkap, cepat dan akurat. Program ini di buat oleh MYOB Limited Australia. Myob Limited merekomendasikan MYOB Accounting dapat di terapkan pada 105 jenis perusahaan, sehingga dapat di komputerisasikan pada proses akuntansi bisnis dengan menggunakan Accounting Plus. MYOB Accounting mempunyai berbagai keunggulan di bandingkan dengan software sejenis, di antaranya:
  • Mudah di gunakan ( User Friendly )
  • Cocok untuk situasi dan kondisi bisnis di Indonesia
  • Pembuatan laporan keuangan secara otomatis, lengkap dan akurat
  • Kemampuan menampilkan data secara cepat dan mudah
  • Sistem sekuriti yang memadai Laporan keuangan dapat di aktifkan dengan Microsoft Excel tanpa melalui proses export-import
Keuntunggan MYOB:
1.     Kemudahan penggunaannya, artinya pengguna dapat mempergunakannya walaupun yang bersangkutan tidak memiliki latar belakang pembukuan sama sekali.
2.     Accounting Power, sehingga pengelolaan informasi dengan menggunakan software ini cukup dapat diandalkan.
3.     Feature Job dan Category yang dapat digunakan untuk pengelolaan proyek
4.     Departmentalisasi
5.     Proses instalasi dan maintenance yang murah
6.     Tenaga kerja yang paham MYOB cukup banyak
7.     Dapat digunakan untuk memantau 3 tahun periode pembukuan
8.     Nilai investasi yang relatif murah.
9.     Jangka waktu implementasi yang relatif cepat
Kekurangan MYOB :
1.     Database MYOB merupakan database yang dikunci, pengguna tidak dapat melakukan modifikasi laporan, modifikasi field, sehingga customization apabila diperlukan relatif sulit.
2.     MYOB merupakan software buatan luar negeri sehingga tidak ada fitur perpajakan didalamnya.
3.     Tidak ada module fixed assets, sehingga apabila perusahaan memerlukan modul untuk mengelola assets yang dimiliki maka tidak dapat dipenuhi.
4.     Kelemahan Multi Warehouse yang mengakibatkan pengelolaan atas barang konsinyasi relatif sulit dikelola di dalam MYOB.
5.     Tidak dapat digunakan untuk mengelola perusahaan dengan multi company, artinya laporan konsolidasi tidak dapat diharapkan dapat dibuat dengan menggunakan MYOB.

Pengertian Neraca Saldo



Neraca saldo adalah daftar saldo-saldo perkiraan yang ada dalam buku besar perusahaan pada saat tertentu, misalnya 31 agustus 2011. Dalam neracva saldo, jumlah antara saldo debit dengan saldo kredit akan selalu balance (seimbang).
Contoh neraca saldo sebagai berikut.
Perusahaan Dagang “BARANAGASAKTI”
Neraca Saldo Per 31 Agustus 2011 (dalam ribuan rupiah)
No akun
Keterangan
Debit
Kredit
111
112
113
114
116
121
122
131
132
201
301
302
401
402
403
501
502
503
504
602
603
605
Kas
Piutang dagang
Persediaan barang dagangan
Asuransi dibayar dimuka
Perlengkapan kantor
Peralatan kantor
Akumulasi peny. peralatan kantor
Gedung
Akumulasi penyusutan gedung
Utang dagang
Modal Tn. Bara
Prive Tn. Bara
Penjualan
Potongan penjualan
Retur penjualan
Pembelian
Beban angkut pembelian
Potongan pembelian
Retur pembelian
Beban gaji
Beban iklan
Beban sewa
Rp 2.400
7.500
5.000
1.500
600
4.000
-
10.000
-
-
-
1.000
-
700
400
15.000
250
-
-
400
200
-






700
-
1.900
4.000
20.000
-
21.550
-
-
-
-
500
300

Total
48.950
48.950

Pengertian Kas Kecil (Petty Cash)

Kas kecil atau petty cash adalah uang tunai yang di sediakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonimis bila dibayar dengan cek.
Pengelolaan kas kecil di serahkan kepada pemegang kas kecil yang bertanggungjawab terhadap yang diambil dari dana kas kecil. Pengelola dana kas kecil tidak berhak menerima pembayaran dari pihak luar atau dana yang di kelola hanya yang di terima dari pemegang kas besar atau kas umum.
Metode pencatatan kas kecil
Pengelolaan dana kas kecil dilakukan dengan 2 metode pencatatan yaitu :
1. Sistem dana tetap (impress fund system)
Adalah besarnya dana kas kecil (petty cash) selalu tetap sebesar batas dana kas kecil yang telah ditentukan jadi bila jumlah kas kecil susah berkurang karena melakukan pembayaran maka pada akhir periode pengelola kas kecil akan meminta pengisian kembali kas kecilnya sejumlah uang yang sudah dikeluarkan sehingga uang dana kas kecil kembali seperti semula. Pada waktu meminta pengisian kembali pengelola dana kas kecil menyerahkan bukti pengeluaran dan menerima cek sebesar jumlah yang telah di keluarkan.
2. Sistem dana tidak tetap (fluctuation fund system)
Adalah pembukaan dana kas kecil dengan sistem dana tidak tetap dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti pembentukan dana pada sistem dana tetap

Senin, 16 Februari 2015

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajakdan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaanorganisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis".[1]Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan. Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini - yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya - mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.
Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalahChartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant(ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA),Certified Public Accountant (CPA), dan Certified General Accountant (CGA). DiIndonesia, akuntan publik yang bersertifikat disebut CPA Indonesia (sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik).